Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Macam Macam Penyakit Mata dan Penyebabnya

Macam Macam Penyakit Mata Yang Harus Anda Ketahui

Ada beragam jenis dari penyakit mata jika kita mengetahuinya lebih cermat lagi, dengan tetes mata dan obat-obatan merupakan pengobatan yang sangat efektif untuk digunakan. 

Macam Macam Penyakit Mata

Berikut ini beberapa penyakit mata yang dapat anda ketahui, diantaranya adalah :

Astigmatis (SILINDRIS)

Tidak terpusatnya sinar cahaya pada satu titik di selaput jala (retina) mata sebagai akibat dari ketidakteraturan lengkung-lengkung permukaan bias mata dan inilah arti dari astigmatis. 

Astigmatis lensa dan astigmatis kornea merupakan dua jenis dari astigmstis. 

Sebagai akibat dari ketidakteraturan daya bias lensa mata sehingga disebut dengan astigmatis lensa sedangkan ketidakteraturan lengkung atau daya bias kornea sehingga disebut dengan astigmatis kornea.

Terutama untuk objek-objek yang berukuran kecil dalam penglihatan akan secara jelas atau bahkan menjadi kabur dari penderitanya sebagai akibat dari astigmatis. 

Dengan kacamata berlensa silindris atau lensa kontak biasanya dapat dikoreksi bagi astigmatis yang umumnya diderita oleh penyandang miopia.

Hipermetropia (MATA PLUS)

Jika dibandingkan dengan melihat dari jarak dekat, akan lebih baik dan jelas jika melihat dari jarak jauh merupakan jenis kelainan pada penyakit mata akibat dari hipermetropia ini. 

Selain dikenal dengan nama tersebut juga disebut pula dengan hiperopia, rabun dekat dan mata plus. Karena bertambahnya usia seseorang merupakan hal yang umum timbulnya hipermetropia, dan biasanya bagi mereka yang berusai di atas 40 tahun. 

Yang dapat menyembuhkannya secara total adalah dengan pengobatan obat tetes kaben karena mata plus merupakan kelainan mata yang berasal dari luar (bukan bawaan). 

Dengan menggunakan kaca mata atau lensa mata, mata plus ringan ini dapat dikoreksi seperti halnya dengan mata minus.

Namun operasi refraktif dapat dilakukan apabila sudah plus tinggi.

Mata minus (MIOPA)

Penderitanya akan tidak dpat melihat benda dengan baik dari jarak jauh karena dari jenis penyakit yang disebut dengan cadok atau miopa ini. 

Gangguan mata silindris (astigmatis) merupakan yang menyertai gangguan mata miopa. Biasanya pada saat masih kecil atau dari dalam merupakan munculnya kelainan penyakit mata ini. 

Diseluruh dunia biasanya miopa umum ditemukan. Penderita miopa biasanya presentasi penduduknya lebih tinggi di Negara maju. 

Miopa diderita sebanyak 25 % dari penduduk Negara Amerika Serikat. Sementara itu sebanyak 44 % penyakit mata ini diderita di Negara Taiwan, Singapura dan Jepang. 

Meskipun tidak ada data statistiknya miopa diderita oleh penduduk pada hampir setiap rumah di Negara Indonesia.

Glukoma

Fungsi dari pesan-pesan cahaya dari mata ke otak saraf optiknya terjadi kerusakan merupakan ciri dari penyakit mata Glaukoma. 

Cairan humor yang mengisi bagian dalam bola mata berebih sehingga kerusakan saraf optik ini terjadi.

Sebenarnya fungsinya adalah untuk membawa makanan untuk lensa mata dan kornea dari cairan mata yang diproduksi oleh jaringan-jaringan di depan bola mata ini. 

Agar bentuknya tetap terjaga dengan baik tekanan di dalam bola mata akan dipertahankan oleh cairan mata ini. Dan tekanan intraokuler merupakan cairan mata yang menghasilkan tekanan.

Pterigium

Belum bisa dipahami secara jelas dari penyebab pterigium ini. Tetapi, mereka yang banyak menghabiskan waktu dengan panas terik matahari dan luar rumah mereka banyak menderita pterigium.

Dengan tinggal pada daerah angin yang besar, berpasir, daerah yang berdebu dan yang terkena sinar matahari merupakan faktor resiko terjadinya pterigium.

Pada orang yang bekerja sebagai nelayan, petani dan orang-orang yang tinggal didaerah khatulistiwa mereka akan sering menderita pterigium. 

Namun anak-anak jarang terkena penyakit mata ini. Penyebab utama pterigium adalah iritasi kronis oleh debu dan kekeringan, sinar UV dari paparan sinar matahari dalam jangka waktu yang lama.

Penglihatan kabur, inflamasi, iritasi dan mata merah merupakan gejala-gejala pterigium ini. 

Bagi mereka yang menderita kelainan ini tetap disarankan untuk mengkolsutasikannya kepada dokter meskipun tidak terlalu berarti dari gejala yang dirasakan penderitanya.

Katarak

Dengan adanya kabut pada lensa mata merupakan ciri dari penyakit mata katarak. Cahaya akan dapat menembus dengan mudah karena lensa mata mengandung banyak air dan normal. 

Pejal, keras dan buram yang ada di daerah lensa sebagai akibat dari banyak faktor walaupun sel-sel baru pada lensa akan selalu terbentuk. 

Cahaya ke retina tidak akan diteruskan dan melalui saraf optic ke otak tidak akan di kirim dan diproses dari lensa yang tidak bening tersebut. 

Di negara Indonesia yang merupakan Negara tropis banyak terjadi penyakit katarak. 

Sinar ultraviolet yang berasal dari sinar matahari yang merupakan faktor penyebab katarak sangat berhubungan erat dengan hal ini. 

Selain itu proses berkembangnya penyakit katarak akan dipercepat karena kekurangan gizi sebagai penyebab lain dari penyakit mata ini.

Sumber & Referensi
  • https://www.webmd.com/eye-health/common-eye-problems
Disclaimer: Seluruh Informasi Kesehatan yang tersedia di blog ini bersumber dari Jurnal serta situs-situs kesehatan yang telah terverifikasi. Mohon gunakan konten atau artikel tersebut untuk rujukan atau referensi saja. Kami tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan/ketidakakuratan pada konten. Silahkan hubungi Dokter atau Ahli Medis untuk mendapatkan Penanganan secara Profesional.

Posting Komentar untuk "Macam Macam Penyakit Mata dan Penyebabnya"