Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Gejala Demam Berdarah Pada Anak-Anak dan Cara Mengatasinya

Gejala Demam Berdarah Pada Anak-Anak

Gejala demam berdarah harus dikenali dan segera ditangani dengan serius. Sebagian orang sering tidak menganggap serius gejala yang muncul. 

Ditambah lagi gejala yang muncul persis seprti gejala masuk angin biasa. Untuk itu, jika anda ataupun keluarga anda demam, jangan sekali-kali menganggap remeh hal tersebut. 

Demam itu bukan penyakit tapi indikasi sebuah penyakit. Karena itulah, anda harus waspada dengan demam. 

Gejala demam berdarah harus dikenali dan segera ditangani dengan serius. Jangan hanya memberikan obat penurun panas pada anak kemudian membiarkannya. 

Setelah beberapa hari panas anak anda tidak turun, segeralah bawa anak anda ke dokter.

Ada sebuah kejadian yang akan membuka mata anda tentang pentingnya mengenali gejala demam berdarah. 

Seorang anak yang merasa tidak enak badan pada sore hari. Kemudian dia demam secara tiba-tiba. Demamnya sekitar 39 derajat Celcius. 

Oleh ibunya, anak tersebut diberi obat penurun panas. Setelah beberapa hari, panasnya turun. Tapi, beberapa hari ke depan, demam muncu lagi. 

Karena dianggap hanya masuk angin biasa, anak tersebut hanya diberi obat penurun panas seperti beberapa hari yang lalu. 

Hal itu dilakukan sang ibu karena ibu berfikir kalau obat penurun panas tersebut manjur dan bisa mengatasi demam pada anak. 

Ketiga pagi tiba, ibu tersebut menemukan anaknya meninggal di kamarnya. Ternyata anak tersebut terkena penyakit demam berdarah.

Semoga kejadian tersebut tidak terjadi pada anda. Untuk itu, kenalilah segala tanda-tanda penyakit. 

Jangan obati demam, tapi saat demam menyerang, waspadai dan cari tahu kenapa anak anda demam.

Demam adalah salah satu tanda munculnya menyakit. Adapun gejala demam berdarah lain yang wajib anda ketahui. 

Dengan bersikap waspada, maka anda akan tanggap menangani masalah tersebut.

Gejala Demam Berdarah di Awal Siklus Pada Anak

Gejala awal penyakit ini biasanya muncul pada tiga hingga lima hari sejak virus berinkubasi. Penyakit ini dibawa oleh nyamuk Aedes Aegepty. 

Selain demam tinggi sekitar 39 derajat Celcius, ada bercak yang muncul di permukaan kulit. Anda juga perlu mewaspadai jika demam tersebut disertai dengan keluhan nyeri pada bagian perut dan persendian pada anak anda. 

Bola matanya pun akan terasa panas dan juga nyeri. Waspadai juga siklus pelana kuda. Pertama anak anda akan demam kemudian demam turun. 

Saat demam turun, jangan mengira bahwa penyakitnya sembuh. 

Hal ini malah justru tanda bahwa penyakitnya semakin parah. Tingkat ini adalah tingkat kritis pada gejala demam berdarah.

Penanganan Awal Gejala Demam Berdarah Pada Anak

Setelah mendapati berbagai tanda dan gejala, anda harus segra melakukan penanganan. 

Penanganan pertama adalah dengan memberikan obat penurun panas untuk anak anda seperti Paracetamol dan sejenisnya. 

Tunggu hingga tiga hari, jika demam tidak juga reda, bawa segera ke dokter. 

Jika dokter sudah menyatakan bahwa anak anda terserang demam berdarah, maka lakukan upaya medis. Selain itu, untuk menaikkan trombosit, berikan pula jus jambu biji merah untuk anak anda. 

Jangan lupa untuk memberikannya air putih sebanyak delapan gelas perhari agar anak anda tidak kekurangan cairan. 

Begitulah cara penanganan awal gejala demam berdarah pada anak.
Disclaimer: Seluruh Informasi Kesehatan yang tersedia di blog ini bersumber dari Jurnal serta situs-situs kesehatan yang telah terverifikasi. Mohon gunakan konten atau artikel tersebut untuk rujukan atau referensi saja. Kami tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan/ketidakakuratan pada konten. Silahkan hubungi Dokter atau Ahli Medis untuk mendapatkan Penanganan secara Profesional.

Posting Komentar untuk "Gejala Demam Berdarah Pada Anak-Anak dan Cara Mengatasinya"